Dugaan Korupsi BTT, Dua Pimpinan DPRD Kepulauan Sula Diperiksa

Dua Unsur Pimpinan DPRD Kepulauan Sula Saat Berada di Kantor Kejari Kepsul. (Foto : Istimewa)

DUAZUONA.COM, SANANA – Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Sula memeriksa dua unsur pimpinan DPRD setempat, terkait dugaan korupsi penggunaan anggaran belanja tak terduga (BTT) tahun 2021 senilai Rp 28 miliar.

Selain dua pimpinan DPRD yakni, Wakil Ketua I Ahkam Gazali,  Wakil Ketua II Hamja Umasangaji, pihak penyidak juga melakukan pemeriksaa terhadap Ali Umanahu selaku Sekretaris Dewan (Sekwan).

Kasi Intel Kejari Sula, I Ketut Yogi Sukmana mengakui, dua unsur pimpinan DPRD dan Sekretaris Dewan telah dipanggil oleh Kejaksaan untuk dimintai keterangan terkait dengan pengesahan anggaran BTT Rp.28 miliar.

“Kalau untuk materi pemeriksaan saya tidak bisa sampaikan. Intinya terkait peran fungsi DPRD dalam pengesahan anggaran BTT tahun 2021, karena mereka termasuk dalam Badan Anggaran DPRD,” kata Yogi Sukmana pada wartawan Kamis (13/10/2022).

Sementara Ketua DPRD Kabupaten Sula, katanya, pihak Kejaksaan belum melayangkan surat panggilan untuk dimintai keterangan. Namun kejaksaan tetap melakukan pemanggilan untuk dimintai keterangan.

“Kalau pemanggilan ketua DPRD saya belum tahu. Nanti yang buat pemanggilan dari Pidsus. Kalau kami untuk pemeriksaan,”katanya

Yogi Sukmana juga menambahkan, untuk kasus dugaan korupsi BTT tahun 2021 beberapa Oranisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemda Kabupaten Sula telah diperiksa dan dimintai keterangan. “Kalau OPD telah banyak yang kami periksa seperti Dinas Kesehatan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD),” katanya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *