Pria Asal Haltim Tewas di Kamar Hotel, Saat Bersama Seorang Wanita

DUAZONA.COM, Tobelo – Seorang pria berinisial FMY (27) warga Desa Basaran, Kecamatan Maba Tengah, Kabupaten Halmahera Timur ditemukan meninggal dunia di sebuah hotel di kota Tobelo kabupaten Halmahera Utara, Rabu (03/05/2023).
Korban saat, ditemukan bersama seorang wanita asal Manado yang kerja di salah satu tempat hiburan malam yang berada di Tobelo.
Kapolres Halmahera Utara, AKBP Moh Zulfikar Iskandar melalui Kasi Humas Polres Halmahera Utara Iptu Kolobus Guduru menyebutkan kronologi kejadian berdasarkan keterangan saksi Karsono Suardi bahwa ia dari Sofifi menuju ke Tobelo menunggu korban dari Wayamli di desa Dodinga sekitar pukul 13.00 wit. Setelah itu korban bersama saksi Karsono menuju ke Tobelo menggunakan mobil korban. ” Setelah sampai di Tobelo, korban menelpon temannya saksi II, bernaman Martin untuk bertemu di alun-alun kantor bupati. kemudian korban bersama saksi 1 dan saksi 2 mencari hotel untuk menginap,” katanya.
Selanjutnya, kata Kolombus, korban bersama saksi 1 dan saksi 2 ke rumah makan Podomoro dan setelah makan, korban bersama saksi 1 dan 2 ke rumah saksi 2 di desa Tobe kecamatan Tobelo Selatan, “Sekitar pukul 20.00 wit, korban bersama saksi-saksi balik ke hotel untuk mandi. korban mengajak untuk diantarkan ke tempat hiburan malam. korban bersama saksi-saksi masuk ke salah satu Cafe sekitar pukul 22.00 wit hingga pukul 03.00 wit,” ujarnya.
Setelah itu, lanjut Kolombus, korban bersama saksi 1, 2, dan saksi 3 seorang wanita menuju ke hotel tempat korban menginap namun saksi 1 menunggu di depan Indomaret samping hotel Marahai Park sementara saksi 2 mengantarkan korban bersama saksi 3 di kamar hotel dan korban menitipkan uang kepada saksi 2 untuk membeli makanan. saksi 2 menjemput saksi 1, lalu mereka pergi membeli makanan. kemudian di antar ke hotel tempat korban menginap, setelah itu saksi 2 dan saksi 1 lanjut mengantar makanan di rumah saksi 2 di desa Tobe sekaligus mengajak saksi 1 jalan-jalan. Sekira pukul 05.20 wit saksi 1 bersama saksi 2 kembali ke hotel tempat korban dan saksi 1 menginap setelah itu saksi 1 mengetuk pintu kamar hotel untuk membangunkan korban dan saksi 3. setelah itu saksi 3 membuka pintu kamar hotel dan langsung membangunkan korban namun tubuh korban sudah dalam kondisi dingin dan kaku. saksi 1 lalu menyuruh saksi 3 pulang dan menelpon saksi 2 bahwa korban sudah meninggal.” saksi 1 kemudian mengubungi pihak hotel dan bersama dengan saksi 2 menuju ke RSUD Tobelo untuk memastikan kondisi korban.” Jelasnya.
Lebih lanjut Kolombus mengatakan dugaan sementara penyebab korban meninggal karena ada sakit bawaan yang dideritanya (jantung).
” Pukul 07.15 wit, korban di bawah ke RSUD Tobelo untuk dilakukan otopsi tetapi dari pihak keluarga korban menolak dan telah membuat surat pernyataan penolakan visum yang disertai dengan tanda tangan.” Tandasnya (man/red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *