Sebanyak 31 Tenaga PPPK Kota Ternate Terima SK Pengangkatan

DUAZONA.COM, Ternate – Sebanyak 31 tenaga kesehatan dilingkup Pemerintah Kota Ternate mengikuti penandatanganan perjanjian kerja dan penyerahan surat keputusan pengangkatan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun 2022, Rabu (3/5/2023) di Ruang Executive Room Lantai III Kantor Wali Kota Ternate.

Penyerahan dan penandatangan tersebut dihadiri Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman, Kepala Dinas Kesehatan Kota Ternate dr Fathiyah Suma, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Ternate Samin Marsaoly, dan Kepala Puskesmas di Kota Ternate.

Samin Marsaoly dalam laporannya mengatakan, berdasarkan surat Menpan yang diterima Wali Kota Nomor 872 Tahun 2022 dengan formasi pengadaan sebanyak 149 orang yang terdiri dari 100 tenaga guru, 44 tenaga kesehatan dan teknis sebanyak 5 orang.

Dikatakannya, formasi tenaga kesehatan tahun pengadaan Tahun 2022 yang lulus sebanyak 31 orang. Rinciannya yaitu 76 orang mendaftar, 56 bisa mengikuti seleksi CAT dan lulus sebanyak 31 orang.

Tak hanya itu, formasi yang terisi ada sebanyak 12 dengan jumlah total 31 formasi antara lain, formasi dokter berjumlah 3 orang terisi penuh termasuk di Batang Dua, Ahli Administrator Kesehatan berjumlah 3 orang, Epidemiologi kesehatan 4 orang, terampil nutrisionis 5 orang, ahli tenaga kesehatan dan ilmu perilaku 3 orang, terampil radiografer 1 orang dan lain – lain.

“Formasi yang tidak diisi, karena tidak memenuhi passing grade yang ditetapkan, ada satu orang dokter kemudian 7 orang tenaga promosi kesehatan,” katanya.

Selain itu, kata dia, tenaga promosi kesehatan di Kota Ternate masih kekurangan 40 orang, sehingga pihaknya melaporkan tahun depan formasi yang sudah ditandatangani Wali Kota kurang lebih 150 orang.

“Masa hubungan perjanjian kerja, Pemkot untuk tahun ini mengurus NIK paling tercepat. Bahkan, ada kabupaten lain yang melakukan kontrak kerja dengan PPPK hanya satu tahun, tapi kebijakan Wali Kota, tetapi PPPK di Kota langsung lima tahun,” ujarnya.

Sementara untuk gaji, sesuai Perpres Nomor 98 Tahun 2020 terkait dengan gaji, sebagimana terjemahan dari Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018 tentang manajemen PPPK, maka mulai 1 April 2023 sudah mulai dibayar.

“Honor PTT segera dikembalikan, nanti diganti dengan gaji utuh per hari ini. Jadi dibayarkan rapel termasuk Tunjangan Hari Raya (THR),” jelasnya.

Samin meminta Kadinkes agar menyiapkan surat untuk membayar gaji PPPK, karena sudah dianggarkan melalui APBD Kota Ternate dan ini berusmber dari DAU Peruntuhan, sehingga wajib hukumnya untuk dibayar.

“Nanti TPP sesuai kelas jabatan, sedangkan di Kecamatan Batang Dua hasil SK Wali Kota pembayaran TPP sudah ada pembeda baik di Kecamatan Hiri, Moti dan Batang Dua,” cetusnya.

Sementara, Wali Kota Ternate dalam sambutannya mengatakan, pegawai ini nanti disebar ke unit – unit yang memang memerlukan tenaga sebagai analisa beban kerja di masing – masing unit. Tahun ini penerimaan pegawai kuotanya diperkecil, tetapi penerimaan PPPK jauh lebih besar.

“Kita bisa lihat dari daerah tidak ada peluang untuk menerima dan mendapatkan kuota pengisian PNS. Oleh karena itu, ruang itu diberi ke PPPK,” jelasnya.

Tambahnya, PPPK ini memberikan peluang luas terhadap OPD masing – masing. Sebab, perjanjian kerja ini penting, karena menyangkut TPP, menyangkut penilaian objektif dan subjektif yang dilakukan oleh pimpinan OPD.(nty/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *